Sabtu, 21 Juni 2008

METODE KEPALA SEKOLAH MENGHADAPI KELULUSAN SISWANYA

Penentuan kelulusan Mts Anizhomiyyah jatuh pada hari Minggu Tanggal 22 Bulan Juni tahun 2008.

Penentuan kelulusan seharusnya tepat pada Hari Sabtu kemarin ,akan tetapi Kepala Sekolah Mts Annizhomiyyah Drs Dik-Dik mempunyai cara tersendiri, dengan cara memanggil para orang tua untuk mengambil surat kelulusan para putranya.

Cara seperti ini menurut beliau dapat mencegah pebuatan perbuatan yang tida di inginkan. Bahkan beliau juga menegaskan mulai hari minggu, tanggal 22/6/08 para siswa tida dapat mengenakan seragam Mts-nya.

Metode seperti ini juga dapat mencegah aksi coret mencoret seragam Mts-nya

Beliau juga menegaskan kepada kelas III, siapa saja yang menenakan seragam mulai Hari Minggu Tanggal 22/6/08 apalagi sampai melakukan aksi coret mencoret seragamnya.beliau akan memberikan sanksi,beliau juga berharap kepada sahabat setia dimanapun sahabat setia berada yang menetahui anak didiknya melakukan hal semacam tadi agar segera melaporkan kepada beliau.

Jumat, 20 Juni 2008

Dibalik jalma10

Sunting biografi
Nama saya Jalaludin, temen-teman memanggil saya Aang. Orangtua mendiang Muhamad Saleh,ibu Siti Shofiah saya 7 saudara,saya anak ke 4 dari 7saudara.Saya lahir di Serang di sebuah Desa terpencil dan tertinggal dengan sebutan Kp. Dangdeur. Pada hari Senin Tanggal 10 Bulan Juli Tahun 1988.

  • Perkenalan Pendidikan

Saya masuk Sekolah Dasar pada sa'at berumur enam tahun bersamaan dengan kakak dan adik saya kami ber tiga satu kelas di sekolah Madrasah Ibtidaiyyah(MI) yang tempatnya lumayan jauh dari Kp saya. Dengan melewati hutan yang naik turun, padasa'at saya mau naik kelas lima saya dan kakak saya pindah ke Sekolah Dasar(SD)di daerah Lebak Rangkas Bitung, dengan sebutan Sekolah Dasar Sumur Bandung II.

Pada sa'at saya berumur 12 tahun saya lulus dan melanjutkan ke sekolah SLTPN satu Warunggunung masih daerah Lebak Rangkas Bitung kakak sayah ngelnjutin di MTs Qotrotul falah yang sekaligus Yayasan Qothrothul falah pada sa'at Sekolah Dasar saya juga tinggal di Yayasan ini, setelah saya ke SLTP saya tinggal disebuah pesantren dengan sebutan kalau kata orang-orang disana disebut Bale Rombeng yang kebanyakan penghuninya hanya santri salafi, kebayakan yang di kaji di sini ilmu Alat dan Fiqih pokonya khusus ilmu Agama.Setelah saya lulus SLTP, akhirnya dengan minimnya biyaya, saya terpaksa pulang kerumah.

  • Mencoba mandiri

Menganggur adalah bukan sebuah profesi setelah lama jadi pengangguran saya mencoba mengadu nasib di daerah Sumatra, tempatnya sangat jauh dari perkampungan antara lima puluh kiloan dari perkampungan. Maklum di tengah-tengah hutan dengan pekerjaan tidak jelas, akhirnya saya hanya bertahan kurang lebih tiga bulan. Akibat pekerjaanya sangat berat dan perlakuan orang-orang di daerah tempat saya kerja kebanyakan orang garang ketimbang yang baik. konflik terhadaop sang istri bagaikan konflik dengan musuh, kadang terjadi tindak kekerasan terhadap isteri, dibarengi perkataan-perkataan yang jeleksangt tak pantas untuk sebutan putra Adam bahkan saya juga sempat di ancam akan di bunuh. Maklum kebanyakan di sana orang-orang bermasalah, bahkan disana ada yang kaburan dari kelompok GAM. Setelah kurang lebih tiga bulan akhirnya dengan trpaksa saya pulang ke daerah asal saya.

  • Perkenalan jakarta

Saya coba mengadu nasib di Tanggerang dengan kerjaan sebagai sales di sebuah perusahaan FIV, dengan gaji trgantung obset.Terus saya pindah ke Jakarta guna ingin mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.Di Jakarta saya dapat pekerjaan cleaning service, di kantor TPU joglo. Kebetulan sekali kepala TPU nya om saya akan tetapi nasib tidak memihak kepada saya.Setelah dapat dua puluh hari om saya memberhentikan saya akhirnya saya cari kerjaan lain.

Saya punya kenalan orang Jawa, dia menerima saya sbagi kariwanya, dengan senang hati saya menerimanya. Setiap hari saya menjajakan daganganyang.Terkadang saya jalan dari Srengseng hingga Apartmen Slipi lumayan cape. Akan tetapi saya sadar itulah pekerjaan orang yang kurang pendidikan. Setelah saya dapat mengkumpulkan uang. Saya berminat silaturahmi kepada saudara saya, Om saya yang ada di Kelapa Dua, dengan gampang dia meminjam Uang saya, akhirnya saya putus harapan dan pulang dengan tangan hampa.

  • Barokah ibu
Sesampainya dirumah ibu saya menangis dan menyuruh saya kembali ke pesantren dan melanjutkan sekolah. melihat ibu menangis akhirnya saya memutuskan ke Pesantren kembali dan bersekolah. Sebenarnya hati kecil saya juga sangat ingin sekali bersekolah akan tetapi saya juga bukan benda mati, yang tiap harinya memerlukan konsumsi. alhamdulilah ada sekolah yang mau menerima Saya dengan bersekolah geratis dan makan apa adanya sebagai abdi guru.

Saya di terima diYayasan yang mempunyai nama "An-nizhomiyyah" Yayasan ini Dulunya di asuh oleh "Sekh samaun".Yang sekarang diasuh oleh "KH.Tb Ahmad Raf'ei Ali" yang beralamat di Kp Jaha Kec Labuan Kb Pandeglang propinsi Banten.Di sini saya memperdalam ilmu Agama dan belajar di Dunia maya yang difasilitasi oleh ICIP Alhamdulilah saya dapat belajar Komputer dan belajar di Internet. Dengan dorongan putranya yang bernama "Tb.Agus Khotibul Umam" Dia tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada saya, saya sangat berterimakasih padanya, dengan apa Saya harus membalasnya.


  • Tempat yang muliya

Setiap pagi hari saya bangun pagi,setelah melaksanakan ibadah pagi kemudian mengaji, sambil minum kopi, oh ini sangat berkesan sekali.Mulai merancang aktifitas sehari-hari. Dengan semangat saya mengganti seragam dan bersekolah,Skolah memang sangat asik sekali buat belajar,bermain dan besosialisasi dengan teman-teman.

Kelas memang tempat nongkrong yang indah,apa lagi sambil ngerumpi ama teman-teman se kelas.Semua teman saya sangat baik sekali sehingga saya sangat bersemangat bersekolah, denger canda tawa teman memang udah jadi hiburan saya dari pikiran yang lagi pusing atau kalut. Dari sekian banyak teman, hanya satu yang sangat teringat selalu di hati dan membuat gembira setiap hari.

Setelah saya pulang dari aktifitas belajar di sekolah, saya mulai merancang aktifitas yang lain. Sesudah berjamaah solat Dzuhur saya baca buku sebentar lalu saya masak bareng teman-teman dan memakanya bersama-sama, aktifitas memasak ini menjdi hal yang sangat berkesan bagi teman-teman terutama teman saya yang benama syarifudin.Kemudian kami berame-rame pergi ke kebun,di kebun saya bersama teman teman, belajar bercocok tanam, ada yang menanam Singkong, Pisang dan umbi-umbian yang lainya. guru saya bilng, “Allah SWT mewajibkan setiap manusia harus bekerja, entah kerja apa yang penting halal” karena setiap kerja pasti akan ada hasil dan hasil itu untuk bertahan hidup,manusia tidak punya hasil pasti hidupnya akan sulit.

Layar lebar diputar pada setiap malam minggu saya bersama teman-teman,asik menontonya.Setelah nonton bareng saya babacakan,biasa bakar-bakar ikan dengan lahap kami memakanya bersama-sama.Rasanya kami semua adalah keluarga,teman-teman saya juga merasakanya.

Pada hari Mingu sya pergi ke kebun,saya bersama teman-teman memanen hasil bumi dan bercocok tanam. Kota santri benar-benar kota tempat mandiri, jauh dengan orang tua, saudara, bahkan tetangga kampung saya. Pada sa’at kiriman datang hati sangat senang karena pegang uang. Hari-hari gembira juga pada sa’at hari besar islam, seperti hari raya Idul Fitri,Idul Adha, Nuzulul Quran,Isra Mi’raj, dan Maulid Nabi Muhamad SAW. Pada masa-masa ini barekat pabalatak jadi saya tidak sibuk memasak dan dapat menghemat uang. Santeri memang jadi sorotan masarakat atas kebisaannya dalam mengaji dan membaca Do’a Tahlil saya pun kadang mendapat ondangan dari yang berduka,dari pertama menyolatkan-Nya hinga hari ketujuhnya. Terkadang saya juga dapat sodakoh uang lumayan.

  • Perbedaan bukan kesalahan

Tiada yang salah dengan perbedaan, yang salah hanyalah sudut pandang kita yang membuat kita terpecah belah, bukan kah kita di ciptakan untuk saling meleng kapi antara satu dengan yang lainnya.Perbedaan bukan suatu alasan untuk dijadikan sebagai pemicu konvlik antara ke dua belah pihak.Terkadang perbedaan juga memberikan suatu motivasi atau dorongan kepada kita untuk mengetahui letak perbedaan itu sendiri.

Pada dasarnya kita semua ingin mendapatkan yang terbaik, haya cara dan konsep kita yang berbeda.

  • Pesantren salafi sebagai ajang ke bebasan

Dengan bermodalkan dengkul atau yang bermodal sekalipun di sebuah pesantren salafi,sudah pasti merasakan kebebasan yang sempurna.

Berniat mengaji dan menetap di sebuah pesantren adalah suatuhal yang mulia.Akan tetapi, jangkauan orangtua berover alih terhadap gurunya masing- masing, akibatnya fikiran kemandirian pun muncul tebawa arus teman, tefokus ke fikiran bagai mana agar dapat bertahan.

Orang tua sebagai orang prtama yang di sayangi sekaligus di segani, cobs saudara rasakan pada sa’at saudara tinggal se halaman dengan kedua orang tua, kemana pun saudara, berbuat apa pun saudara, orang tua pasi akan bertanya, di setiap perbutan yang benar orang tua pasti mendukungnya dan sebaliknya orang tua akan melarang apa bila perbutan kita salah.

Sebuah contoh kecil pada putra saudara, pada sa’at putra saudara di Rumah, putra saudara sangatlah patuh dan ta’at terhadap perintah saudara,yang di bolehkaqn saudara atau yang di larangan saudara.Temasuk larangan tidak boleh merokok kemungkinan fropesi dan umur putra saudara sangatlah belum cukup untuk bergaul dengan asap. Kemungkina karena arus tidak mungkin berlainan arah,tergantung dalam pergaulan teman- teman.Seorang guru tidak mungkin tefokus pada seorang muridnya saja. Kareena arus teman ini, tidak sedikit orang yang yang di bawah umur, antara kelas enam SD hingga SLTP sudah tidak di ragukan lagi. Akibatnya pertumbuhan putra saudara tersendat, wajah dan kulit kusam seperti sehabis sakit kasian putra saudara. Pada setiap putra saudara yang berada di sebuah pesantren, saudara pasti memberikan kiriman atau ongkos di pesantren, ini pasti habis dalam waku sekejap, dua atau tga hari paling lama satu minggu.

Melihat hal semacam ini saya turut perihatin terhadap orang tua yang hanya mendukung putranya pada sebuah pesantren. Tapi yang hanya bersekolah saja, kalo suda mengkonsumsi asap pasti ongkosnya minta nambah.

Kapan pembangunan jalan dilaksanakan

Melihat jalan yang ancur dan menggenangkan air dikala hujan turun yaitu pada jalan yang dipakai anak sekolah dan pengguna setempat berlokasi di Kampung Jaha gang Macan sangat menggangu aktifitas. hal ini di tiuturkan oleh Bapak Imbi dan beliau berharap kepada pemerintah setempat agar memperbaiki jalan tersebut dengan secepatnya agar tida menganggu Masarakat setempat

Pengguna Internet sangat merasakan manfaatnya

Hal ini di tuturkan oleh seorang pengguna Internet yang bernama Ayus. Dengan adanya Inernet Ayus merasakan sekali manfaatnya, terutama dalam pembelajaran. Selain belajar perktis, ayus juga dapat berkorespondensi dengan teman-teman yang jauh. Mengetahui perkembangan Dunia,mendapatkan informasi yang sangat penting juga dapat ikutan lomba membuat novel.

Kemanakah penggemar Santeri

Sahabat setia, jumlah santeri di pesantern yayasan Anizhomiyyah menurun derastis. Hal ini disampaikan oleh Rois Kobong, yaitu Johan Kamil Jumat kemarin, Minat masarakat terhada pondok pesantren sangatlah kurang sekali, akhirnya sekarang Paondok-Pondok Sangatlah sepi, akibatnya banyak sekali orang-orang yang tidak bisa baca alkur’an.Dengan melihat hal demikian, para orang tua perlu sekali memberikan pengarahan terhadap Putera-Puterinya untuk bersemangat lagi belajar agama. Salah satu contoh, santeri yayasan Annizhomiyyah sekarang berjumlah 8 laki-laki 3 perempuan, hal semacam ini tanpak sekali bahwa masyarakat tidak ada minat untuk menyantrenkan putra putrainya.

Puluhan pelajar Madrasah Aliah Annizhomiyyah berkunjung ke rumah duka

Atas meninggalnya seorang pelajar Madrasah Aliah Annizhomiyyah, yang bernama almarhum Hendar, putra bungsu bapak Wirna, yang tertabrak pada hari Minggu kemarin. Ternyata meninggalkan kesedihan bagi para siswa,khususnya bagi siswa yang sekelas dengan almarhum.

Puluhan siswa berduyun-duyun, dipimpin oleh bapak Eko Supriatno mengunjungi rumah duka kemarin.

Kejadian ini yang keduakalinya setelah meninggalnya pelajar Madrasah Aliah Annizhomiyyah yang bernama Dede Suheli seorang pelajar kelas 1b. bulan lalu

Pelajar Madrasah Aliah Annizhomiyyah tidak setuju dengn adanya semester ulang(Her)

Hal ini dituturkanoleh salah seorang pelajar yang bernama Muhdiah pelajar kelas 1b Karena dengan adanya Her tidak akan mungkin bertambah ilmu pada dirikita.

Akan tetapi salah seorang guru menuturkan bahwa Her harus dilakukan karena untuk meningkatkan daya dan semangat belajar bagi para siswa.hal ini dituturkan oleh bapak Hanapi salah seorang guru di Madrasah Aliah Annizhomiyyah.

Penolakan Her serupa di tuturkan oleh pelajar Mts Annizhomiyyah.yaitu Pudin dan kawan-kawan.

Penantian hasil ujian Akhir nasional(UAN)

Pada hari senin kemarin puluhan pelajar Madrasah Aliah Annizhomiyyah menunggu hasil ujian akhir nasional (UAN).
Para pelajar Madrasah Aliah Annizhomiyyah sangat kesal atas kelambanan kepala sekolah, bapak Sujatma SpdI untuk memberikan hasil ujian akhir nasional (UAN).
Apalagi dengan ketidak hadiranya beliu pada pagi kemarin.
Setelah pukul 11:30 bapak kepala sekolah tiba, dan disambut hangat oleh para siswa.
Akan tetapi sebagian siswa ada yang tidak mendapatkan surat kelulusa tersebut. hal ini mengakibatkan sebagian siswa merasa resah. karena ada isu bahwa dari sekian banyak siswa ada 6 orang yang tidak lulus.hal ini di sampaikan oleh Ibu Eneng Muspiah salah seorang sekertaris Madrasah Aliah Annizhomiyyah

.Beberapa Pelajar Madrasah Aliah Annizhomiyyah di Ramedial

Hal ini di tuturkan oleh bapak Agus Khatibul Umam agar para siswa harus lebih giat belajar dan pembelajaran itu harus dirasakan oleh seluruh siswa karena para siswa dituntut untuk bisa.hal serupa dituturkan oleh Bapak Hanapi seorang Guru Bahasa Arab di sekolah Madrasah Aliah Annizhomiyyah.Kemudian didukung juga oleh Miss Rian salah seorang guru Bahasa Inggris di sekolah Madrasah Aliah Annizhomiyyah

siswi meminta perbaikan hasil UAN

Sebut saja MH salah seorang siswi MA,dengan suara bercampur tangis memohao kepada seorang gurunya yang bernama pa Agus khatibul Umam akan tetapi permohonan ini hanyalah sia-sia. Apalah daya yangharus di perbuat oleh pa agus katibul umam biar pun demikian beliau memberikan nasihat agar MH tetap sabar dan terus bersemangat belajar karena kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda,Beliau juga menyarankan agar MH ikut Ujian di paket c dengan geratis.karena ijasah paket juga tidak mengurangi kesamaan dengan ijasah sekolah biasa.yang penting ilmu dan kemampuan kita sudah kita miliki,pastinya kuliahan manapun dapat menerima.

Senin, 09 Juni 2008

SWEET MEMORY

Tak terasa sekarang, aku sudah melewati hari-hari ini di MTs ANNIZHOMIYYAH, tapi sekarang aku tak bisa untuk menikmati indahnya kebersamaan di sekolah ini. Begitu banyak kenangan yang terindah yang ku dapat serta ku rasakan. Andaikan ku bisa memutar waktu kembali, mungkin aku tak akan membuat SWEET MEMORY ini.Dalam ketikan ini sedikit saya akan mengulang kembali apa yang ku raih, ku dapat, dan apa yang ku nanti-nanti kan .

Pertama, katika masuk ke sekolah ini perasaan yang ada di lubuk hati ku hanya ada rasa takut, malu, pendiam dan lain sebagainya . Akhirnya telah ku lewati yang namanya MPS dan MOS dan telah ku jalani dengan baik.

Saya pertama duduk di kelas 1B di sini yang ku bahagiakan adalah dari semester 1 dan semester 11 aku mendapat juara 1 dan satu lagi saya ikut menjadi team PASKIBRA sekolah untuk di kompetisikan dengan sekolah yang lainnya yang di selenggarakan di SMA 3 PANDEGLANG tapi, dalam perlombaan itu saya dan teman-teman tidak mendapat juara guru-guru sangat merasa sedih juga teman-teman apalagi aku.

Kedua, akhirnya aku berada di kelas 11A. Disini pun sama aku masih menjadi team PASKIBRA.Tapi dalam lomba yang kedua masih saja tidak mendapat juara walaupun dalam latihannya sangat sungguh-sungguh. Tapi apalah daya mungkin ini sudah takdir dan mungkin inilah yang terbaik. Ada yang membahagiakan dan berat hati ini untuk menerimanya yaitu ketika terpilih menjadi KETUA OSIS karena ini bukan pekerjaan yang mudah aku harus mengeluarkan seluruh kemampuan baik tenaga maupun pikiran juga harus bertanggung jawab serta mampu memecahkan masalah yang di hadapi. Dan yang di takuti adalah harus bisa berbicara di depan guru dan siswa-siswi yang begitu banyak. Tapi lama-lama akhirnya aku sudah terbiasa dengan semua itu.

Di sinilah banyak pengalaman yang ku alami dari sekian banyak siswa aku di beri hak oleh kepala sekolah untuk mengurus serta mengatur dalam sehari-harinya.Dan aku bisa lebih dekat dengan seluruh dewan guru.

Dan yang membuat ku bertambah bahagia lagi ternyata masih dapat juara 1 dari semester1 dan semester 11.

Ketiga, akhirnya ku beranjak ke kelas paling atas yaitu kelas 111 A, disinilah aku menurunkan jabatanku sebagai KETUA OSIS. Dan sekarang aku harus terfokus pada UJIAN NASIONAL . Sekarang hanya menunggu hasilnya LULUS atau TIDAK tapi saya berharap,ku berdo’a kepada ALLAH SWT mudah-mudahan saya LULUS. Amiiin yaa robbal aalamiin

Dan yang terakhir yang di tunggu, di harapkan serta yang ku inginkan mudah-mudahan aku mendapat

Nilai dan NEM TERBESAR.

Satu lagi jangan lupakansaya { don’t forget me }

Dadi supriadi

CINTA YANG JAUH

Indri Sekarang kau tinggalkan aku lebih jauh lagi,

Dulu kau tinggalkan aku ke bekasi,dan sekarang kau mau tinggalkan aku lagi?

Emang kamu ga kangen sama aku?Dan emang kamu ga mau bercanda lagi sama aku,

Aku kangen dengan canda tawa kamu.

Tapi,kenapa kamu mau pergi tinggalkan aku…kenapa??mungkin tak ada lagi waktu untuk kita bercanda,tertawa dan melepaskan rindu yang begitu mendalam.

Dri sebelum kamu pergi dan meninggalkan aku untuk selamanya sebenarnya…

Aku ingin kita bertemu,sekali lagi aja…. Aku ingin menatap muka kamu untuk terakhir kalinya,,boleh kan dri???

Indri kenapa sih namamu selalu aku ingatkan?apa kamu ingat aku?

Mungkin kalau kita lagi kangen dan pengen liat wajah,kita hanya bisa melihatnya lewat photo yang kau pegang.ga seperti dulu,kalau dulu mahkita bisa ketemuan dan bercanda,sedangkan sekarang cumin bisa melihat dari photo.

Oy Dri aku Cuma bisa mendo’akan agar kau sukses dalam kerjamu di sana.

Aku cuman bisa mendengarkan kaset pemberianmu waktu dulu.

Kalau aku lagi kangen ma kamu,pasti aku mendengarkan kaset itu soalnya hanya itu kenang-kenangannya dari kamu

Makasih yach……….

Indri selamat tinggal

Don’t For Get Me

Ditulis,Ila Rohila.

Pengalaman yang paling menyenangkan dalam hidupku

Semenjak aku tinggal di pesantren Annizhomiyyah ini saya merasakan ada rasa persaudaraan ,persahabatan dan ketentraman dalam hati ku

Teman teman di ponpes ini baik baik dan ramah dan selalu mendukung aku dan selalu mensehati diriku dan paling yang aku tak akan lupakan sepanjang hidupku yaitu sahabatku yang ada di teluk ,di saat aku sedang sedih pasti dia ada di sampingku

Di saat aku sedang membutuhkan dia selalu ada

Sehingga membuat ku jadi betah di sini .

Aku sangat bersukur ada di sini karena aku bisa belajar mandiri dan belajar sopan santun

Tadi nya aku tak mau berada di sini ,tapi lama kelamaan aku sadar bahwa pesantren itu

Menyenangkan juga ,makan bersama,tidur bersama,mandi bersama, tapi kalau berak tidak bersama.

Di pesantren ini kualitasnya sangat best of the best

Buat ku pesantren adalah mengajar kan kita untuk kejalan yang benar

Dan lagi aku bersyukur banget bisa bertemu dgn kakek ,ka agus, teh neng ,teh nong kak ace ,semua baik baik dan selalu menasehatiku ,dan aku sangat bangga kpd kak agus tak pernah lelah untuk mengajariku ,dan aku sangat bangga punya kakek yang tak pernah lelah untuk menjadikan anak nya menjadi manusia yang berguna bagi bagsa dan Negara

Kakekku bagi diriku adalah pintu syurga yang selalu membukaan pintu kebenaran bagi anak/santrinya ,untuk menuju prestasi yang lebih baik

Itulah pengalamanku selama ada di pesantren ma Annizhomiyyah .

Ditulis oleh. M Sidik